Yearround #5: May



Seperti kepakan sayap kupu-kupu yang tidak terdengar, aku tidak menyadari kau menghilang. Namun setelah hari ini, tidak ada kita. Dan di antara lembaran kertas yang berserakan di sekitar tempat tidurku, tak ada nama lain terukir. Hanya kekosongan.

Kurasa untuk pertama kalinya aku mencintai diriku lebih dari aku mencintai dirimu. Untuk pertama kalinya aku melihat bahwa hidupku bukan tentang dirimu.

Separuh 2017 belum terselesaikan saat aku memutuskan bahwa "kita" tidak lagi diperlukan. Separuh 2017 yang lain belum terjamah ketika kau tersenyum dan meninggalkan alamat surelmu di antara tumpukan kertas puisi yang memenuhi meja penghidang dessert di antara kita berdua.

Kau berkata, "Aku masih ada di sini jika kau membutuhkan lagi tangan untuk menjadi penopang saat berdiri."




Aku berkata, "Terima kasih tapi kau telah mengajariku untuk berdiri sendiri."

Dan seperti kepakan sayap kupu-kupu yang tidak terdengar, aku tidak menyadari ada serpihan dari hati yang patah. Tidak menyadari ada tangan yang terulur meminta pertolongan. Tidak menyadari bahwa aku bukan satu-satunya orang yang membutuhkan penopang.

Namun kau tetap tersenyum dan berkata, "Kurasa kau dicintai lebih dari aku mencintai diriku sendiri."

Sayangnya aku tidak mendengar.


Eta Wardana
Depok, 08 Agustus 2019

Comments

Popular posts from this blog

Terjemahan Lirik: Cesária Évora - Bésame Mucho

Sastra Jepang UI: Tentang Lulus SMA dan Memilih Jurusan

Dr. Romantic: Doctor's Principles and Saving Lives as a Form of Revenge